Aku merindukanmu di tengah gelap malam, baiklah aku mengerti. Bintang tak mungkin datang selagi awan hitam masih menghadang.
Tuhanku yang maha cinta, turunkan lah sedikit cintamu untuk membasuh hatiku, Hati yang tengah kemarau. Kering, retak tak berbunga.
Bulan bisa berubah ubah, begitu juga dengan janji yang telah dibuat. Hujan turun rinduku bertambah pilu, harusnya aku bersyukur atas Rahmat Tuhan yang diturunkan, ah tidak aku ini kenapa.
Aku ingin menangis seperti bocah, merengek pada ibunya ingin permen. tak dibolehkan karena nanti sakit gigi katanya. Bermanis-manis dahulu bersakit-sakit kemudian.
Terdengar lirih air mengalir di sela-sela bebatuan sungai. Tenang dan tak bergaduh, nampaknya mereka tengah memadu kasih dan melepas rindu setelah lama kemarau.
Andai saja rindu bisa di bendung, akan ku buat satu bendungan rindu yang besar untukku. Tapi Untukmu tak perlu itu, bendungan rindu untuk apa, sedangkan rindu sudah tak mengalir darimu. Entah mengalir kemana kurasa bukan aku lagi hilir nya.
👍👍👍👍
BalasHapus