Kamis, 05 November 2020

Hati tak bertuan

 Dimalam yang se anjing ini, lagi lagi hati ini menggonggong memanggil namamu. Saat ku tanya "hey kau kenapa?", Hati ini menggonggong semakin keras. Ku tanya lagi dengan nada yang lebih tinggi, "hey hey! Kau ini kenapa? Berisik sudah malam". Gonggongan ini semakin bertambah keras, aku mencoba untuk sedikit lebih tenang dan kembali mengajukan pertanyaan. "Hey kau kenapa? Aku ini tuan mu", akhirnya hati yang sedari tadi menggonggong dengan keras, kini mulai terdiam dan memilih pergi sendiri, nampak terlihat sedih dan membenciku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sesal berjejal

 Sesal berjejal hingga terjungkal ke pelataran ruang rindu, tak pantas rasanya. Aku malu pada waktu, bagaimana tidak? Waktu menuntun ku sena...